Tampilkan postingan dengan label Properti. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Properti. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Januari 2018

Beberapa Rumah Subsidi Bogor yang Dapat Dijadikan Pilihan

Rumah subsidi Bogor merupakan salah satu pilihan sebagai alternatif untuk Anda yang ingin memiliki rumah dengan harga yang murah. Dengan memiliki rumah subsidi tentu kebutuhan Anda akan tempat hunian bisa terpenuhi dengan baik. Rumah subsidi saat ini memang banyak dijadikan pilihan daripada terus terbebani dengan beban sewa rumah kontrak.

ilustrasi foto:rumah.com
Untuk Anda yang sedang berada di Bogor ataupun bekerja di Jakarta, perumahan subsidi di Bogor merupakan salah satu pilihan yang patut Anda pertimbangkan. Mengingat banyaknya perumahan subsidi di Bogor yang menwarkan rumah dengan harga yang bisa dibilang cukup murah. Nah, untuk Anda yang mungkin tertarik dengan perumahan subsidi yang ada di Bogor, berikut adalah beberapa perumahan di Bogor yang menawarkan harga yang cukup terjangkau:
1.       Perumahan bersubsidi Posona Aqilla Raya
Perumahan subsidi yang satu ini memiliki spesifikasi yang cukup menarik, yaitu pondasinya yang terdiri dari batu kali, dinding batako, struktur beton bertulang, serta rangka atap baja yang ringan. Dengan ini, tentu rumah subsidi ini memiliki material yang cukup ideal untuk rumah dengan tipe 32/60 ini. Rumah subsidi ini juga dilengkapi dengan dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Memang ukurannya tidak terlalu besar, tapi sudah cukup lah untuk hunian Anda bersama keluarga kecil. Adapun lokasinya yaitu berada di sekitar 2,1 km dari stasiun Cikarang. Pihak pengembang berencana membangun jalur dwiganda yaitu double-double track dari stasiun ini sampai dengan Stasiun Manggarai serta perpanjangan elektrifikasi hingga ke Stasiun Bekasi. Jadi untuk Anda yang bekerja di Jakarta tentu tak perlu khawatir tentang kesulitan mencari transportasi. Rumah subsidi ini ditawarkan dengan harga Rp. 133, 5 juta.
2.       Perumahan Puri Harmoni 8
Perumahan subsidi milik pemerintah ini lokasinya di Desa Cibunar, Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat. Adapun harga yang dipasang untuk rumah dengan tipe 26/60 ini yaitu Rp. 133 juta yang bisa dicicil melalui bank BTN. Nah, itulah beberapa rumah subsidi Bogor yang dapat Anda jadikan pilihan untuk hunian Anda.

Rabu, 23 Agustus 2017

Selain Museum Angkut, 3 Museum ini Layak Kamu Kunjungi!





Ilustrasi topeng: https://pixabay.com/en/mask-sculpture-horror-fear-person-2489638/



Kini, museum tak selalu identik dengan bangunannya yang tradisional dan gelap. Museum kini bertransformasi menjadi museum modern dengan menawarkan edukasi di berbagai bidang. Salah satu Museum yang terkenal di Batu Malang adalah Museum Angkut. Namun, di Batu Malang tak hanya ada Museum Angkut yang layak kamu kunjungi.

Tiga museum di bawah ini pun layak kamu datangi dengan penuh semangat. Se- semangat  ketika kamu mencari hotel bagus di Batu Malang.



  1. The Bagong Adventure Museum Tubuh
Mau mengajarkan anak tentang nama-nama yang ada pada tubuh? Mengajarkan nama-nama bagian pada tubuh manusia bisa dilakukan dengan cara menyenangkan juga, lho! Tak hanya lewat buku. Biarkan si anak mengetahui nama-nama bagian tubuh dengan cara mengunjungi The Bagong Adventure Museum Tubuh yang berada di Jalan Kartika No.1 Sisir Batu Malang.

Dari awal masuk, kamu sudah bisa melihat keunikan dari bangunannya yang berwajah Gareng dengan mulutnya yang terbuka (salah satu tokoh pewayangan). Gareng adalah tokoh pewayangan yang memiliki karakter cerdik dan lucu. Bangunan dalamnya membentuk 13 zona yang harus diikuti sesuai dengan jalurnya mulai dari Zona Gigi, Telinga, Hidung, Otak, Mata, Pembuluh Darah, Jantung, Paru-Paru, Hati, Lambung, Usus, Ginjal, dan Tulang Sendi.

Sebelum memasuki zona gigi, kamu bisa memeriksa kesehatan gigi di cafe Gigi. Kemudian masuk ke Zona Gigi yang terdapat replika gigi dan agar lebih mudah dalam belajar kita dapat memutar video mengenai gigi dan rongga mulut. Semua zona teah disedikan replika sesuai dengan namanya. Di zona otak ada satu hal yang berbeda dimana kamu bisa mengikuti tes kecenderungan penggunaan otak. Terakhir zona paling atas adalah zona pemeriksaan, dimana kamu dapat memeriksa kesehatan baik kolesterol, asam urat dan lain-lain dengan gratis.  Untuk semua fasilitas dan manfaatnya kamu hanya perlu membayar Rp40.000,- saat hari biasa dan akhir pekan Rp60.000,-



  1. D’Topeng Kingdom Museum
D’Topeng Kingdom Museum berada di satu kawasan dengan Museum Angkut yang berlokasi di Jalan Terusan Sultan Agung No.2 Kota Batu. Biaya tiket masuknya pun sangat terjangkau yakni Rp25.000,- saja. Dengan harga murah, kamu sudah bisa mendapatkan banyak ilmu dari Indonesian Heritage Art Museum tersebut. Di museum ini kita dapat melihat benda-benda peninggalan kuno dari kebudayaan Indonesia dari jejak peninggalan agama Islam, Hindu, maupun Budha.

2000 topeng yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia bisa kamu lihat dan amati. Topeng-topeng tersebut dimasukkan ke dalam lemari kaca berdasarkan asal daerahnya. Ada satu topeng yang paling berkesan karena ditemukan di sekitaran Candi Borobudur. Selain tempat penemuannya, topeng tersebut menyerupai sosok Budha dan pendeta Tionghoa. Penutup mukanya pun terbuat dari cat berbahan perada.Patung penuh mistis adalah patung kematian Tao-Tao dari Sulawesi yang konon merupakan patung penjaga makam.

Selain patung, ada juga kitab suci Al-Qur’an yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Di akhir pintu museum D’Topeng Kingdom, musik dan lagu khas daerah di Indonesia dimainkan oleh para seniman lokal. Ingin berswafoto menggunakan atribut lengkap beserta topeng? Kamu bisa melakukannya di pintu keluar.

3. Museum Hak Asasi Manusia (Omah Munir)
Museum ini akan mengajarkan kamu apa artinya sebuah perjuangan dan Hak Asasi Manusia. Adalah Omah Munir. Tokoh Munir Said Thalib sendiri merupakan pejuang dan aktivis Hak Asasi Manusia yang dibunuh dengan racun arsenik saat berada di dalam pesawat menuju Singapura.

Omah Munir dibuka untuk umum bertepatan dengan hari lahirnya Munir, 8 Desember. Kini, Omah Munir beroperasi setiap Selasa hingga Minggu pukul 10.000-16.00 WIB di Jalan Bukit Berbunga No. 2 Sidomulyo, Kota Batu, Malang. Di dalam Omah Museum ini terdapat barang-barang peninggalan almarhum Munir. Salah satuny adalah sepasang sepatu boot berwarna coklat muda yang sering digunakan Alm. Munir.  Pada dinding yang memiliki luas 250 meter persegi terpajang poster-poster tentang pelanggaran HAM yang ada di Indonesia dan telah ditangani oleh Alm. Munir.  Yang tak lah menarik, Omah Munir juga dilengkapi perpustakaan dimana terdapat ribuan buku yang  didapatkan dari hasil sumbangan para pemerhati HAM.  Satu bulan sekali, Omah Munir pun hangat akan diskusi politik dan budaya.

Bagaimana setujukan apabila tiga museum ini benar-benar layak dikunjungi. Dari ketiga museum di atas, mana yang paling kamu sukai dan ingin segera kunjungi? Lebih baik mulai mencari akomodasi yang berada di dekat museum nanti yang akan kamu kunjungi, hotel booking melalui www.reservasi.com saja. Banyak pilihan hotel di Malang yang bisa kamu pesan sesuai dengan lokasi dan harga yang kamu inginkan.

Jumat, 23 Desember 2016

Pesona Rumah Tradisional dengan Sentuhan Kekinian

Bosan dengan konsep rumah yang biasa-biasa saja? Mungkin sejenak, Anda perlu berkaca pada konsep perumahan tradisional yang dipoles dengan gaya kekinian. Konsep ini sulit Anda temukan karena tidak banyak pengembang properti yang bersedia menerapkannya. Tapi, dengan bantuan teknologi internet, Anda bisa mencari model rumah dari berbagai daerah, bahkan Anda bisa membeli rumah melalui agen properti yang jual rumah di Medan atau kota lainnya.
contoh rumah tradisional yang dijual di rumahdijual.com
Rumah modern bergaya tradisional memiliki nilai estetis yang tinggi. Sumber inspirasinya bisa diambil dari konsep rumah-rumah adat yang ada di Indonesia, kemudian dipadukan dengan gaya rumah masa kini. Adanya karya tersebut dapat dijadikan sebagai salah satu upaya melestarikan kebudayaan Indonesia. Berikut ini beberapa contoh rumah bergaya tradisional yang telah mendapatkan sentuhan modern.

❖    Karisma Rumah Modern Bergaya Joglo
Suku Jawa merupakan salah satu suku mayoritas yang hidup di Indonesia. Mereka memiliki rumah adat yang dinamakan joglo. Ciri khas rumah joglo yaitu atapnya yang menyerupai piramida. Rumah ini memiliki banyak filosofi, misalnya kalau bentuk bangunannya (joglo) memanjang dan tinggi, artinya muda. Inilah yang membuat rumah joglo terlihat berkarisma.
Rumah joglo yang dibalut dengan konsep modern, mengalami beberapa perubahan bentuk, kecuali atapnya. Perubahan tersebut meliputi bahan pembuat rumah, desain, dan jumlah jendelanya. Rumah joglo tradisional biasanya terbuat dari bahan dasar kayu, sedangkan dalam rancangan modern, bahannya lebih bervariasi. Begitu juga dengan jendela yang jumlahnya lebih banyak sehingga sirkulasi udaranya semakin lancar.
Ingin memiliki rumah bergaya tradisional seperti ini? Anda bisa menemukan rumah dijual Jogja yang menawarkan rumah berkonsep joglo.

❖    Kemegahan Rumah Adat Bali dalam Genggaman Dunia Modern

Bali merupakan pulau di Indonesia yang memiliki magnet keindahan bak surga. Keindahan itu tidak hanya dari alamnya, tetapi juga dari budayanya. Tidak heran, banyak arsitek yang mengadopsi konsep rumah adat Bali untuk memodifikasi perumahan modern.
Rumah adat Bali identik dengan simbol ritual, patung, lukisan, dan pahatan. Dalam sentuhan desain modern, rumah adat Bali disulap menjadi lebih elegan. Tidak ada pahatan atau motif di dinding rumah modern bergaya Bali. Tapi, di dalamnya tetap ada ornamen seni dan perabotan khas Bali, seperti lukisan, ukiran Dewa Wisnu, dan perabotan berbahan dasar kayu jati. Selain itu, adanya penambahan taman yang hijau di halaman depan membuat rumah modern bergaya Bali terlihat lebih megah.

❖    Meriahnya Warna di Rumah Modern Khas Betawi
Pernah melihat rumah adat Betawi? Rumah adat Betawi memiliki atap rumah yang melebar. Rumah ini identik dengan pagar di teras rumahnya. Desain rumah Betawi yang khas, rupanya menarik perhatian para arsitek. Mereka mengembangkannya menjadi rumah modern.
Konsep bangunannya telah mengalami inovasi, salah satunya dari sisi pengecatan. Rumah Betawi modern dipoles dengan cat aneka warna. Tapi, konsep pagar dan atap tetap digunakan untuk menumbuhkan kesan tradisional. Uniknya lagi, ada rumah Betawi modern yang dibangun bertingkat sehingga terlihat lebih bervariasi.

❖    Pesona Atap Bertumpuk dalam Konsep Rumah Modern Etnik Sunda
Rumah etnik Sunda berbentuk rumah panggung. Salah satu suku di Jawa Barat ini menamakannya jolopong. Atap rumahnya menumpuk dan tinggi. Terdapat tangga kecil di bagian teras rumah. Rumah dibuat dari bahan bambu dan kayu sehingga didominasi warna kecokelatan.
Desain rumah etnik Sunda ini sering dijadikan sumber inspirasi konsep hunian modern. Rumah modern bergaya Sunda dibuat dari bahan bangunan pada umumnya, seperti batu-bata merah, semen, dan batako. Tapi, pada dasarnya memiliki konsep yang sama, misalnya teras dibuat melebar di sepanjang rumah dan memiliki pintu samping. Rancangan tangga juga dibangun mirip seperti rumah adat aslinya. Dari kejauhan, rumah modern bergaya Sunda ini mirip istana kecil karena mempertahankan desain atap yang menumpuk dan tinggi.

❖    Uniknya Rumah Gadang Versi Modern
Keunikan rumah Gadang terletak bentuk atap yang menyerupai tanduk kerbau. Anda dapat menemukan banyak rumah gadang modern di Pulau Sumatera. Rumah ini memiliki bangunan yang kokoh sehingga tahan terhadap guncangan apa pun, termasuk gempa. Rumah Gadang dibangun terpisah menjadi beberapa bangunan. Bangunan-bangunan tersebut difungsikan untuk kamar dan dapur.
Kini, rumah Gadang telah mengalami pemugaran sehingga tidak lagi menggunakan bahan bangunan tradisional. Lewat sentuhan modern, atap rumah Gadang kerap dikombinasikan dengan rumah masa kini.

❖    Menundukkan Kepala di Rumah Modern Etnik Batak
Apa jadinya kalau Anda masuk ke dalam sebuah rumah dengan menundukkan kepala? Mungkin, ini akan Anda rasakan ketika memasuki rumah adat etnik Batak. Pintu rumahnya dibangun lebih rendah sehingga orang yang masuk ke dalamnya harus membungkuk. Hal ini menyimbolkan kerendahan hati dan penghormatan terhadap orang lain. Atap rumahnya tinggi, besar, dan menyerupai tanduk di bagian ujungnya.
Bagaimana kalau rumah ini dikemas dalam konsep modern? Tentu tidak mudah, karena dari arsitektur bangunannya tergolong rumit. Beberapa orang berusaha memodifikasi bentuk atapnya dengan bangunan rumah kekinian. Hasilnya, rumah tersebut memiliki desain interior yang luas dengan tampilan eksterior khas rumah adat Batak.
Itulah beberapa contoh rumah modern yang mengadopsi gaya rumah tradisional. Sekarang, Anda yang menentukan, manakah model rumah yang paling sesuai dengan kepribadian Anda.
Gambar tema oleh MichaelJay. Diberdayakan oleh Blogger.